IPK Kepri dan Dewi dari Singapura Berbagi Kasih dengan Anak Yatim di Tanjung Uncang
StrightTimes — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Ikatan Pemuda Karya (IPK) Provinsi Kepulauan Riau. Pada Minggu (27/7/2025), organisasi kepemudaan ini menggelar kegiatan sosial bertajuk “IPK Kepri Berbagi Kasih” dengan menyantuni anak-anak yatim dan mualaf di Masjid As-Salam, Perumahan Panindo, RT 01 RW 06, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua IPK Kepri, Budi Bukti Purba, dan dihadiri para pengurus IPK, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta puluhan anak yatim dan warga sekitar.
Yang istimewa, kegiatan ini turut dihadiri Ibu Dewi Suriani, warga asal Singapura, yang bersama IPK Kepri berbagi kasih dalam rangka memperingati satu tahun wafatnya sang suami tercinta, sekaligus merayakan ulang tahun putrinya yang ke-21. Melalui momentum ini, Ibu Dewi menyampaikan rasa syukur dan kepeduliannya kepada anak-anak yatim dan para mualaf.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota IPK Kepri yang begitu siap dan peduli kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga IPK Kepri semakin jaya dan sukses ke depannya, aamiin,” ujar Ibu Dewi penuh haru.
Ketua IPK Kepri, Budi Purba, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen IPK untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai organisasi pemuda, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial.
“IPK Kepri tidak hanya ingin dikenal sebagai organisasi kepemudaan yang aktif dalam pembangunan, tapi juga sebagai gerakan yang peduli dan hadir untuk berbagi. Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya usai penyerahan santunan.
Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini akan menjadi agenda rutin IPK Kepri, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Pengurus Masjid As-Salam menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan. Mereka berharap semangat berbagi ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi organisasi lainnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara jajaran IPK Kepri, warga, serta para anak yatim yang hadir. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menggambarkan kuatnya nilai gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat Batam. (*)

