Pertama di Batam, Dayah Al-Waliyyah Hadirkan Lomba Cerdas Cermat untuk Orang Dewasa
StrightTimes – Masih di suasana Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Dayah Darul Ulum Al-Waliyyah Batam mencatat sejarah dengan menggelar Pentas Cerdas Islami (PECI) perdana. Acara yang berlangsung selama delapan malam berturut-turut, sejak 12 hingga 19 Juli 2025, berhasil menyedot antusiasme warga, khususnya komunitas Aceh yang bermukim di Kota Batam.
Dengan mengusung tema syiar Islami berbasis edukasi, ajang ini menjadi ruang pembelajaran terbuka bagi masyarakat lintas usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Yang membedakan PECI dari kompetisi serupa adalah hadirnya kategori cerdas cermat Islami untuk kalangan dewasa. Sebanyak 48 peserta terdiri dari 24 bapak-bapak dan 24 ibu-ibu berasal dari Jamaah Pengajian Sirul Mubtadi’in dan Tastafi, turut berkompetisi menjawab pertanyaan seputar keislaman, sejarah, dan akhlak.
“Ini merupakan inisiatif pertama dari komunitas Aceh di Batam untuk memotivasi semua lapisan usia agar mencintai majelis ilmu,” ujar Pimpinan Dayah, Tgk. Muhammad bin Zamzami, dalam sambutannya saat pembukaan acara.
122 Peserta, 6 Kategori Lomba, 8 Malam Berturut-turut
Kegiatan yang dipusatkan di kompleks Dayah Darul Ulum Al-Waliyyah, Jalan Masjid Baiturrahman, Sekupang, itu menghadirkan enam kategori lomba, antara lain:
- Cerdas Cermat (kategori dewasa dan santri)
- Lomba Adzan (10 peserta)
- Hafalan Ayat Pendek (20 peserta)
- Hafalan Doa Harian (20 peserta)
Tercatat 122 peserta ambil bagian selama sepekan. Masyarakat memadati area lomba setiap malam, menjadikan acara ini tak hanya sebagai ajang kompetisi, namun juga ruang silaturahmi dan penguatan nilai-nilai keislaman.
Puncak acara yang digelar pada 19 Juli ditandai dengan pengumuman 50 pemenang dari semua kategori. Masing-masing pemenang memperoleh hadiah berupa bingkisan dan trofi. Acara ditutup dengan tausiyah bertema “Hormat kepada Guru” yang disampaikan oleh Abah Muhibuddin dari Piayu. Sebagai penutup, panitia juga mengundi doorprize utama berupa satu unit sepeda gunung.
“Kegiatan seperti ini harus menjadi agenda tahunan, bukan hanya sebagai ajang lomba, tapi juga sebagai alat evaluasi sejauh mana ilmu agama dipahami dan diamalkan,” ujar Abah Muhib dalam ceramahnya.
Suksesnya kegiatan ini tak lepas dari peran aktif komunitas Permasa Rayon Sekupang serta Forum Majelis Taklim Sirul Mubtadi’in. Dalam sambutan penutup, Tgk. Muhammad Zamzami yang juga mewakili PERMASA Kota Batam, bersama Wakil Ketua Zaydan Ramli, menegaskan komitmen menjadikan PECI sebagai program tahunan.
“Insya Allah, PECI akan terus berlanjut sebagai wadah memperkuat ukhuwah dan meningkatkan literasi keislaman di kalangan masyarakat,” tandasnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar semangat Muharram tahun ini menjadi momentum kebangkitan spiritual umat, khususnya di Kota Batam. (*)

