Peduli Lingkungan Pesisir, Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura dan IPK Kepri Gelar Penanaman Mangrove di Pantai Vio-Vio
StrightTimes — Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir diwujudkan secara nyata. Hari ini, Selasa (8/9/2026), Wakil Gubernur Kepulauan Riau bersama Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kepri menggelar penanaman mangrove di Pantai Vio-Vio, kawasan Barelang, Batam.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) IPK sekaligus menjadi momentum untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, ikut mengambil bagian dalam menjaga kawasan pesisir Kepri.
Penanaman mangrove ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Di balik setiap bibit yang ditanam, terdapat pesan mengenai pentingnya menjaga garis pantai, mencegah abrasi, mempertahankan habitat biota laut serta memastikan kawasan pesisir tetap memiliki daya dukung lingkungan untuk masa depan.
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si. dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa persoalan lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kawasan pesisir, sehingga kolaborasi bersama organisasi kepemudaan, komunitas, masyarakat dan berbagai elemen lainnya menjadi sangat penting.
Menurut Wagub Kepri, kegiatan penanaman mangrove harus dipandang sebagai gerakan bersama untuk membangun kesadaran masyarakat. Menanam pohon memang dapat dilakukan dalam waktu singkat, tetapi menjaga agar pohon tersebut tumbuh dan memberikan manfaat membutuhkan komitmen yang berkelanjutan.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap langkah IPK Kepri yang memilih kegiatan lingkungan sebagai bagian dari peringatan HUT organisasi. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan pesan bahwa organisasi kepemudaan tidak hanya hadir dalam kegiatan sosial, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga lingkungan.
“Kita ingin kegiatan seperti ini tidak berhenti pada penanaman saja. Yang paling penting adalah bagaimana mangrove yang ditanam hari ini dapat dirawat, tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat,” demikian pesan Wagub Kepri dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua IPK Kepri Budi Bukti Purba menyampaikan bahwa penanaman mangrove merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap kondisi lingkungan pesisir. Momentum HUT IPK sengaja diisi dengan kegiatan yang memiliki manfaat langsung dan dapat meninggalkan warisan positif bagi masyarakat.
Menurut Ketua IPK Kepri, keterlibatan pemuda dalam menjaga lingkungan harus terus diperkuat. Generasi muda tidak cukup hanya berbicara mengenai masa depan, tetapi harus mulai mengambil tindakan nyata sejak sekarang.
“Kami ingin HUT IPK tidak hanya dirayakan dengan kegiatan seremonial. Kami ingin ada sesuatu yang ditinggalkan dan memberikan manfaat. Salah satunya melalui penanaman mangrove ini, ujar Budi
Ia menegaskan, kawasan pesisir merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Kepri. Karena itu, menjaga mangrove berarti ikut menjaga ekosistem laut dan pesisir yang selama ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Kepulauan Riau.
Ketua IPK Kepri juga mengajak seluruh jajaran organisasi dan masyarakat untuk tidak berhenti pada kegiatan hari ini. Bibit mangrove yang telah ditanam harus mendapatkan perhatian dan perawatan sehingga dapat berkembang menjadi kawasan hijau yang memberikan perlindungan bagi pesisir.
Kegiatan hari ini sekaligus memperlihatkan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dalam menghadapi persoalan lingkungan. Kehadiran Wakil Gubernur Kepri bersama IPK Kepri menjadi simbol bahwa pelestarian alam membutuhkan kebersamaan, bukan hanya tanggung jawab satu pihak.
Pantai Vio-Vio dipilih sebagai lokasi kegiatan karena kawasan pesisir memiliki fungsi ekologis yang sangat penting. Mangrove dapat menjadi pelindung alami pantai, tempat berkembangnya berbagai biota serta membantu menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Bagi IPK Kepri, penanaman mangrove juga menjadi bentuk pengabdian organisasi kepada daerah. Semangat HUT tidak hanya diterjemahkan melalui perayaan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang.
Di lokasi kegiatan, semangat para peserta terlihat melalui keterlibatan langsung dalam proses penanaman. Bibit-bibit mangrove ditanam satu per satu sebagai bagian dari upaya menghijaukan kembali kawasan pesisir.
Pesan yang muncul dari kegiatan tersebut sederhana, tetapi memiliki makna besar lingkungan yang sehat tidak lahir dari sekadar wacana, melainkan dari tindakan nyata.
Wagub Kepri dan Ketua IPK Kepri sama-sama menekankan pentingnya keberlanjutan. Sebab, manfaat mangrove tidak akan dirasakan hanya dalam satu hari. Pohon-pohon yang ditanam hari ini membutuhkan waktu untuk tumbuh, tetapi kelak dapat menjadi pelindung pesisir dan rumah bagi berbagai kehidupan.
Melalui kegiatan ini, IPK Kepri berharap semangat kepedulian lingkungan dapat terus berkembang dan menjadi gerakan bersama. Terlebih bagi daerah kepulauan seperti Kepri, keberadaan kawasan pesisir dan laut merupakan aset yang harus dijaga secara bersama-sama.
Hari ini, bibit-bibit mangrove ditanam di Pantai Vio-Vio. Namun yang sebenarnya sedang ditanam bukan hanya pohon. Yang ditanam adalah harapan agar pesisir Kepri tetap hijau, ekosistem laut tetap terjaga, dan generasi mendatang masih memiliki lingkungan yang layak untuk diwariskan.

