Mayat Misterius Terapung di Perairan Pulau Lalang, Kasatpolairud Lingga Iptu Lundu Herryson Sagala Pimpin Evakuasi di Tengah Arus Deras
StrightTimes — Suasana tenang di perairan Desa Pulau Lalang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, mendadak berubah mencekam pada Minggu (9/11/2025) pagi. Seorang nelayan setempat menemukan sesosok jasad manusia mengapung di tengah laut. Penemuan itu segera menggerakkan aparat gabungan untuk melakukan evakuasi di tengah kondisi arus yang cukup kuat.
Jasad tanpa identitas itu pertama kali ditemukan oleh Sanudin (45), nelayan asal Desa Pulau Lalang, sekitar pukul 08.40 WIB. Saat tengah mengangkat bubu atau jaring, ia melihat benda mencurigakan yang ternyata merupakan tubuh manusia dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
“Saya sempat kaget karena awalnya mengira benda itu karung atau kayu hanyut. Tapi setelah mendekat, ternyata jasad manusia,” kata Sanudin kepada wartawan. Ia kemudian melapor ke perangkat desa, yang meneruskan laporan ke pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres Lingga AKBP Dr. P.M. Nababan, S.H., S.I.K., M.H. memerintahkan Kasatpolairud Iptu Lundu Herryson Sagala, S.T., M.M. untuk segera memimpin proses evakuasi.
“Begitu menerima laporan, tim gabungan dari Satpolairud, TNI, BPBD, Basarnas, serta masyarakat sekitar langsung menuju lokasi,” ujar Iptu Lundu Herryson Sagala saat dikonfirmasi, Minggu malam.
Kondisi arus laut yang cukup kuat membuat proses evakuasi berlangsung menantang. Dengan menggunakan satu unit Speed Boat RHIB Trimarine milik BPBD Kabupaten Lingga, satu kapal kayu, dan lima unit pompong nelayan, tim gabungan baru berhasil mengevakuasi jasad korban sekitar pukul 13.30 WIB.
Jasad kemudian dibawa ke RSUD Dabo Singkep untuk proses identifikasi oleh Unit Inafis Satreskrim Polres Lingga.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi belum menemukan identitas apapun pada tubuh korban. Pakaian yang dikenakan korban pun tidak memberikan petunjuk jelas. Berdasarkan keterangan warga, korban bukan penduduk Desa Pulau Lalang.
“Untuk sementara, kami masih melakukan penyelidikan mendalam terkait identitas dan penyebab kematian korban. Kami juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor,” tutur Iptu Lundu.
Meski berlangsung di tengah kondisi laut yang menantang, seluruh proses evakuasi berjalan tertib dan aman. Koordinasi lintas instansi serta dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor utama kelancaran operasi tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat. Ini bentuk sinergi nyata antara aparat dan masyarakat dalam situasi darurat,” ujar Kasatpolairud Lingga menambahkan.
Kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya. Laut Pulau Lalang kembali tenang, namun misteri tentang siapa korban sebenarnya masih menyelimuti perairan di ujung selatan Kabupaten Lingga itu.

