DPD PERPAT Batam Hadiri dan Apresiasi Harlah ke-1 PKSS, Wandi: Setahun PKSS Telah Mewarnai Peta Kebhinekaan di Batam, Bukan Sekadar Paguyuban, Tapi Pilar Persaudaraan
StrightTimes – Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-1 Perkumpulan Kekerabatan Sulawesi Selatan (PKSS) berlangsung semarak dan penuh makna di Ballroom Hotel Golden View Bengkong, Minggu malam (13/07/2025).
Acara yang dihadiri ribuan warga Sulawesi Selatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, ormas, tokoh adat, hingga perwakilan paguyuban dari luar daerah dan negeri. Salah satu tamu kehormatan yang turut hadir adalah Ketua DPD Perkumpulan Anak Tempatan (PERPAT) Kota Batam, Wandi, S.IP bersama Sekretarisnya, Susanto, S.IP.
Ketua DPD PERPAT Batam, Wandi menyampaikan ucapan selamat atas suksesnya penyelenggaraan Harlah pertama PKSS. Ia menyatakan rasa bangganya atas semangat kekeluargaan dan kebudayaan yang ditunjukkan masyarakat Sulsel di Batam.
“Kami mengapresiasi langkah PKSS dalam merawat jati diri dan solidaritas antarsuku. PERPAT siap berkolaborasi dalam menjaga keharmonisan masyarakat multietnis di Kota Batam,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Wandi atas digelarnya Sumpah Setia Melayu-Bugis, melalui simbol penandatanganan stempel darah oleh para tokoh lintas wilayah dan negara.
Menurutnya, momen sakral tersebut bukan hanya bentuk penghormatan pada sejarah, tetapi juga menjadi energi baru untuk merajut persatuan antarsuku di era modern.
“Ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah pengingat bahwa Bugis dan Melayu adalah dua nadi peradaban yang tak terpisahkan, bahkan setelah 400 tahun berlalu,” tegas Wandi.
DPD PERPAT Batam menilai kehadiran PKSS di Kota Batam telah memberikan warna tersendiri dalam dinamika sosial dan budaya masyarakat. Wandi, menegaskan bahwa keberagaman bukan menjadi sekat, melainkan jembatan untuk saling menguatkan.
Ia kembali berharap PKSS dapat menjadi mitra strategis dalam membangun semangat gotong royong lintas paguyuban, terutama dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat karakter budaya lokal di tengah arus globalisasi.
“PKSS dan PERPAT punya akar sejarah yang kuat. Kami sama-sama lahir dari nilai-nilai kekerabatan dan semangat membangun dari bawah. Maka dari itu, kami ingin memperkuat sinergi, tidak hanya dalam budaya dan sosial, tapi juga dalam pemberdayaan ekonomi dan generasi muda,”
ujar Wandi
Senada dengan hal itu, Ketua Umum DPP PKSS, Akhmad Rosano juga menyambut positif ajakan kolaboratif dari PERPAT. Menurutnya, sinergi antara organisasi kedaerahan yang berakar pada adat dan nilai lokal seperti PERPAT dan PKSS, akan memperkuat fondasi keharmonisan masyarakat Batam yang majemuk.
“Kami percaya, ketika anak tempatan dan anak rantau saling merangkul, maka Batam akan menjadi kota peradaban yang kuat secara budaya dan kokoh secara sosial,” ucap Rosano.
Kedua belah pihak sepakat bahwa momentum Harlah PKSS ke-1 ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi titik temu lintas komunitas untuk mempererat kembali simpul-simpul kebudayaan yang mulai rapuh.
Dengan semangat “satu tubuh dalam keberagaman,” PERPAT dan PKSS berkomitmen untuk menjadi pilar perekat masyarakat Batam yang damai, berdaya, dan bermartabat. Agenda silaturahmi dan kolaborasi lanjutan pun direncanakan dalam waktu dekat sebagai tindak lanjut dari pertemuan penuh makna ini.
Acara ini juga menjadi istimewa dengan dinobatkannya enam tokoh sebagai Tokoh Nasional PKSS, dari suku Bugis, Makassar, hingga Toraja. Mereka antara lain Budi Mardiyanto SE MM, Capt Luther Jansen MM, M.Mar, Hj Marlin Agustina SH, H Masrur Amin SH MH, H. Zainuddin Sage, dan Hj Ernawati S.Sos. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata mereka terhadap komunitas PKSS dan pembangunan sosial kemasyarakatan.
Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum DPP PKSS, Akhmad Rosano, sebagai simbol syukur dan harapan akan masa depan PKSS yang lebih kuat.
Terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan mendukung. Semoga momentum ini menjadi awal kebangkitan kembali nilai-nilai persaudaraan sejati, tidak hanya bagi PKSS, tapi juga seluruh masyarakat Kepri,” ucap Rosano.

