Ayu Aulia Kembali Ledakkan Media Sosial! Tepat di Hari Ulang Tahun Bupati Bintan Roby Kurniawan, Unggah Ucapan Bernada Sindiran hingga Kenangan “Tahun Lalu Masih Rayain Bareng”, Usai Heboh Tudingan Berita Bisa Hilang Karena Uang, Singgung Dinasti Keluarga, dan Ancam “Keluarin Semua Bukti”
StrightTimes – Nama selegram Ayu Aulia kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah unggahan terbarunya di media sosial diduga kembali menyinggung seorang Bupati berinisial R yang sebelumnya sempat dikaitkan dengannya dalam polemik yang ramai diperbincangkan publik.
Pada Rabu (3/6/2026), Ayu Aulia mengunggah Instagram Story bernada singkat namun memantik perhatian warganet. Dalam unggahan tersebut, ia menulis:
“Eh ada yang ulang tahun. Happy birthday pak bup.”

Unggahan itu langsung memunculkan berbagai spekulasi di media sosial. Sebagaimana diketahui, Bupati Bintan saat ini adalah Roby Kurniawan yang lahir di Tanjungpinang pada 3 Juni 1993.
Tidak berhenti di situ, selegram Ayu Aulia juga mengunggah tangkapan layar percakapan Direct Message (DM) Instagram yang diduga berkaitan dengan sosok kepala daerah tersebut. Dalam unggahan berikutnya, Ayu menuliskan kalimat bernada nostalgia yang kembali memantik perhatian publik:
“Tahun lalu masih rayain bareng yah pak.. post ah.. kangen.”
Tak lama berselang, akun yang diduga milik Bupati berinisial R disebut turut memberikan balasan singkat bernada personal.
“Iya bu, tanggal 4 sore kan ya.”

Percakapan yang diunggah itu sontak memicu beragam spekulasi warganet. Publik kembali menyoroti hubungan kedekatan Ayu dengan sosok kepala daerah yang sebelumnya sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak yang bersangkutan terkait unggahan tersebut.
Sebelumnya, pada Selasa (2/6/2026), Ayu juga menjadi sorotan setelah mengunggah serangkaian Instagram Story yang berisi sindiran keras dan kritik yang diduga ditujukan kepada pihak yang sama.
Dalam unggahannya, Ayu menyinggung dugaan adanya pengaruh kekuasaan terhadap pemberitaan media. Ia bahkan menyebut adanya kemungkinan berita dapat “hilang” karena uang.
“Bravo buat pak bupati dan segenap dinasti jajaran keluarga. Bisa ilang gitu beritanya.. pake uang semua bisa yah pak,” tulis Ayu.
Tidak lama kemudian, Ayu kembali mengunggah pernyataan lain yang menyinggung independensi media.
“Baru tau juga media gampang banget dibayar,” tulisnya.
Unggahan tersebut memicu beragam reaksi publik karena tidak lagi sekadar menyentuh persoalan pribadi, tetapi juga menyerempet isu yang lebih sensitif seperti relasi kekuasaan, independensi media, transparansi informasi, hingga hak publik untuk memperoleh pemberitaan yang utuh dan berimbang.
Namun demikian, hingga saat ini seluruh pernyataan yang disampaikan Ayu Aulia masih merupakan klaim pribadi yang belum dapat diverifikasi secara independen dan belum disertai bukti yang dipublikasikan kepada publik.
Di tengah ramainya polemik tersebut, sebuah media sempat mencoba meminta klarifikasi langsung kepada Ayu Aulia melalui percakapan di Instagram. Dalam komunikasi itu, pihak media menegaskan bahwa mereka tidak dapat dibayar untuk menghapus pemberitaan serta menawarkan kesempatan wawancara kepada Ayu.
“Kami media tidak bisa dibayar. Bisa kita wawancarai mbak?” tulis pihak media.
Namun Ayu hanya memberikan jawaban singkat.
“Gamau.”
Tak lama berselang, Ayu kembali menuliskan kalimat yang memicu rasa penasaran publik.
“Nanti juga ilang beritanya.”
Dalam unggahan lainnya, Ayu juga menyinggung persoalan yang lebih personal dan emosional. Ia menyiratkan adanya pengorbanan besar yang menurutnya tidak pernah dihargai oleh pihak yang ia sindir.
“Padahal udah ditutupin tapi ya gitu tetep ga ada rasa terimakasihnya. Ini rahim pak, bukan isu politik provinsi bapak yang lagi banyak disorot.”
Pernyataan itu kemudian disusul dengan kalimat yang menjadi sorotan luas di media sosial.
“Jadi gatel keluarin semua bukti deh pak.”
Kalimat tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat dan dianggap sebagai sinyal bahwa Ayu mengaku memiliki informasi atau bukti tertentu yang sewaktu-waktu dapat dibuka ke publik. Meski demikian, hingga kini belum ada dokumen maupun bukti yang dipublikasikan untuk mendukung klaim tersebut.
Sebagaimana diketahui, Ayu Aulia sebelumnya sempat menggemparkan publik setelah mengaku memiliki hubungan dengan seorang bupati berinisial R. Dalam pengakuannya saat itu, Ayu menyebut dirinya pernah dihamili hingga harus menjalani pengangkatan rahim.
Pernyataan tersebut sempat menjadi headline di berbagai media nasional dan memicu perhatian luas masyarakat. Namun beberapa waktu kemudian, Ayu meralat pengakuannya dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Ia menjelaskan bahwa pernyataan yang sempat menghebohkan publik tersebut disampaikan ketika dirinya berada dalam kondisi tidak stabil akibat efek obat bius pascaoperasi yang menurut pengakuannya menyebabkan halusinasi.
Meski pengakuan tersebut telah diralat, unggahan terbaru Ayu kembali membuka ruang pertanyaan baru di tengah publik. Pasalnya, kali ini ia tidak hanya berbicara mengenai persoalan pribadi, tetapi juga menyinggung dugaan pengaruh kekuasaan, relasi dengan media, hingga kemungkinan adanya informasi yang menurutnya belum sepenuhnya diketahui masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan maupun klarifikasi resmi dari pihak yang diduga disinggung dalam unggahan tersebut.
Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebut maupun pihak yang merasa dirugikan guna menjaga prinsip keberimbangan, akurasi, dan profesionalisme dalam pemberitaan.

