Rayakan HUT ke-57, IPK Kepri dan IPK Kota Batam Teguhkan Kepedulian Lingkungan melalui Penanaman Mangrove
Foto : Ketua IPK Kepri Budi Purba & Ketua Panitia IPK Peduli Lingkungan Alex A. Simatupang diterima Wakil Gubernur Kepri Dr. Nyangnyang Haris Pratamura, SE, M.Si di Ruang kerjanya di Graha Kepri Batam.
StrightTimes – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57, Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kepulauan Riau (Kepri) bersama IPK Kota Batam tidak hanya menjadikan momentum ulang tahun sebagai perayaan organisasi. Peringatan tahun ini diarahkan menjadi gerakan nyata untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Salah satu kegiatan utama yang disiapkan adalah penanaman pohon mangrove di sejumlah titik pesisir Kota Batam, khususnya di kawasan Pantai Vio Vio, Barelang, Teluk Mata Ikan, serta beberapa lokasi lainnya.
Ketua IPK Provinsi Kepri sekaligus penanggung jawab kegiatan, Budi Bukti Purba, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap kelestarian lingkungan, terutama ekosistem pesisir yang memiliki peranan penting bagi kehidupan masyarakat.
Ketua Budi menambahkan bahwa Kegiatan ini mendapat atensi dan perhatian khusus dari Wakil Gubernur Kepri Dr. Nyangnyang Haris Pratamura, SE, MM dan siap menghadiri Acara.
Menurut Budi, peringatan HUT ke-57 harus memiliki makna yang lebih luas. Organisasi tidak cukup hanya berkumpul dan melakukan seremoni, tetapi juga harus meninggalkan manfaat dan warisan (legacy) yang dapat dirasakan langsung masyarakat dan lingkungan.
Pemilihan tanaman mangrove bukan tanpa alasan. Mangrove merupakan salah satu ekosistem penting di wilayah pesisir. Keberadaannya membantu menjaga garis pantai dari abrasi, menjadi habitat berbagai jenis biota, sekaligus mendukung keseimbangan ekosistem pesisir dalam mencegah Perebusan Global (Global Boiling).
Bagi Batam dan Kepulauan Riau yang memiliki wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang luas, keberadaan kawasan mangrove memiliki nilai ekologis yang sangat penting. Karena itu, penanaman mangrove diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan simbolis dalam rangkaian HUT organisasi, tetapi dapat menjadi awal dari kepedulian yang berkelanjutan (Sustainable).
Selain membantu menjaga pesisir, kawasan mangrove juga menjadi tempat berkembang biaknya berbagai organisme laut. Ekosistem tersebut pada akhirnya memiliki keterkaitan dengan kehidupan masyarakat pesisir, termasuk nelayan dan masyarakat yang menggantungkan kehidupannya pada sumber daya laut.
Dalam pelaksanaan kegiatan, kawasan Pantai Vio Vio Barelang menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian. Kawasan pesisir tersebut dipilih sebagai bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan pantai dari Pulau Galang demi Pulau – Pulau se Kepri.
Selain Pantai Vio Vio, penanaman juga direncanakan berlangsung di Teluk Mata Ikan, Kebun Raya Batam, Belakang Padang dan sejumlah titik lainnya. Pemilihan beberapa lokasi tersebut menunjukkan bahwa gerakan penghijauan tidak hanya terpusat pada satu titik kawasan pantai.
Ketua Panitia Kegiatan IPK Kepri Peduli Lingkungan : Alex A. Simatupang, menegaskan bahwa rangkaian HUT ke-57 IPK Nasional, dikemas dengan semangat kebersamaan dan kepedulian.
Alex yang juga mantan Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (AMPHIBI) mengatakan, penanaman mangrove menjadi salah satu pesan penting yang ingin disampaikan melalui kegiatan tersebut. Menurutnya, organisasi kepemudaan harus mampu menunjukkan bahwa keberadaan mereka dapat memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat demi masa depan anak bangsa.
“Perayaan ulang tahun OKP (Organisasi Kepemudaan) bukan hanya soal seremonial. Kami ingin ada sesuatu yang ditinggalkan dan memberikan manfaat. Penanaman mangrove ini menjadi bentuk nyata kepedulian berkelanjutan (sustainable) terhadap lingkungan,” ujar Alex.
Semangat kegiatan ini diarahkan pada konsep menanam, merawat, dan menjaga. Dengan demikian, penanaman mangrove tidak berhenti hanya kegiatan seremoni, melainkan dapat menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan.
Sementaara itu dalam Rapat Panitia, Hari Minggu, 9 Agustus 2026 di Sekretariat IPK kepri dan dihadiri oleh Ketua IPK Kota Batam : Devin Hutabarat, S. Kom dan Tim menyatakan mendukung sepenuhnya Gerakan IPK Peduli Lingkungan melalui Penanaman Mangrove (Red).

