Apresiasi ke PMII Kepri, Ketua Komando Feryandi Tarigan: Mahasiswa Sebagai Garda Terdepan, Batam Sebagai Rumah Kita Harus Dijaga Tetap Aman dan Kondusif
StrightTimes – Ketua Umum Komunitas Andalan Driver Online (Komando), Feryandi Tarigan, mengajak masyarakat dan mahasiswa untuk menjaga kondusivitas Kota Batam di tengah dinamika aksi unjuk rasa yang marak terjadi belakangan ini. Ia menilai peristiwa yang menimpa almarhum Affan Kurniawan menjadi luka mendalam, bukan hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi seluruh driver online di Indonesia.
“Mahasiswa selayaknya menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Peristiwa yang menimpa almarhum Affan adalah luka bagi kita semua, khususnya komunitas ojol,” ujar Feryandi saat menghadiri doa bersama sekaligus penyaluran bantuan 100 karung beras yang diselenggarakan PMII Kepri di Alun-Alun Engku Putri, Minggu (31/8/2025).
Kegiatan doa bersama tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas atas tragedi unjuk rasa di Jakarta yang menelan korban jiwa dan melukai banyak pihak. Feryandi juga mengapresiasi langkah Presiden yang turun tangan memberi perhatian, termasuk menyalurkan santunan bagi keluarga korban. Namun, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh video maupun ajakan yang dapat memicu kerusuhan.
“Batam adalah rumah kita. Tanah Melayu ini sangat kental dengan adat dan sopan santun, mari kita rawat bersama. Kami mendukung aksi unjuk rasa, tetapi harus dilakukan secara sehat, tertib, dan sesuai hukum,” tegasnya.
Feryandi menyoroti sejumlah peristiwa di kota lain yang berujung ricuh hingga menimbulkan korban salah sasaran dari kalangan driver online. Ia mencontohkan kasus di Makassar, di mana seorang ojol menjadi korban pengeroyokan karena disangka intel.
“Bahkan ada oknum yang memakai atribut ojol untuk melakukan tindakan anarkis. Ini jelas mencoreng nama baik kami. Kami berharap mahasiswa dan masyarakat tetap menyampaikan aspirasi dengan cara yang positif, serta tidak memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin menunggangi aksi,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Feryandi juga menyampaikan apresiasi kepada PMII Kepri yang menyalurkan bantuan sosial berupa 100 karung beras kepada komunitas ojol. Bantuan tersebut diberikan usai doa bersama, sebagai simbol persaudaraan dan solidaritas antara mahasiswa dan para pekerja lapangan.
Ketua PMII Kepri, Arie Rahmardhani Kurniawan, menjelaskan aksi berbagi itu lahir dari semangat kebersamaan untuk saling menguatkan. “Beras ini memang tidak seberapa, tapi semoga bisa meringankan beban sahabat-sahabat ojol. Yang terpenting adalah kita saling menjaga, saling menguatkan, dan bersama-sama menjaga Kepri tetap kondusif,” ungkapnya.
Terkahir Feryandi kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan kedamaian di Batam. “Mari kita jaga Batam sebagai rumah kita bersama. Kondisi Batam harus tetap aman dan bermartabat,” pungkasnya. (*)

