Tim Formatur Rampungkan Struktur Kepengurusan PK NTT Kota Batam 2026–2031, Agung Teibang Ajak Seluruh Elemen Bersatu Rajut Persaudaraan
StrightTimes – Tim Formatur Musyawarah Besar (Mubes) VII Perkumpulan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK NTT) Kota Batam resmi merampungkan penyusunan struktur kepengurusan PK NTT Kota Batam periode 2026–2031, Sabtu (31/10/2026).
Rampungnya penyusunan struktur kepengurusan tersebut menjadi salah satu tahapan penting pasca pelaksanaan Mubes VII PK NTT Kota Batam. Dengan demikian, seluruh rangkaian tugas Tim Formatur dalam menyusun komposisi kepengurusan organisasi telah diselesaikan sesuai mekanisme dan jadwal yang telah ditetapkan.
Struktur kepengurusan yang telah ditandatangani Tim Formatur tersebut sekaligus menandai berakhirnya tugas Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) dalam rangkaian penyelenggaraan Mubes VII PK NTT Kota Batam.
Ketua Tim Formatur sekaligus Ketua Umum PK NTT Kota Batam terpilih, Mohammad Agung Teibang, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia Mubes VII serta anggota Tim Formatur yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan semangat kebersamaan.
“Atas nama Ketua Tim Formatur, saya mengucapkan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan Mubes VII PK NTT Kota Batam. Baik panitia maupun Tim Formatur telah bekerja secara profesional dan kolaboratif sehingga penyusunan struktur kepengurusan dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Agung.
Ia menjelaskan, salah satu hal yang patut diapresiasi dalam proses penyusunan tersebut adalah keterwakilan personel kepengurusan dari 22 kabupaten/kota yang masyarakatnya kini berdiaspora dan menetap di Kota Batam.
Menurutnya, keterwakilan tersebut menjadi gambaran bahwa PK NTT Kota Batam merupakan rumah besar bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur yang berasal dari berbagai latar belakang daerah, namun tetap memiliki ikatan persaudaraan dan semangat kekeluargaan yang sama.
Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah (SC), Abdullah Yusuf, saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Struktur Kepengurusan PK NTT kepada Tim Formatur, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses penyelenggaraan Mubes VII.
Apresiasi tersebut disampaikan kepada pengurus paguyuban kabupaten/kota se-PK NTT Kota Batam, para tokoh masyarakat NTT, Panitia Pengarah, serta Panitia Pelaksana yang telah berpartisipasi dan memberikan kontribusi dalam menyukseskan seluruh tahapan Mubes VII.
Dalam rapat terakhir Tim Formatur, Agung Teibang kembali mengajak seluruh elemen keluarga besar PK NTT Kota Batam untuk mengesampingkan perbedaan dan bersama-sama membangun organisasi dengan semangat persaudaraan.
Baginya, selesainya penyusunan struktur kepengurusan bukanlah akhir dari sebuah proses organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk membawa PK NTT Kota Batam menjadi organisasi yang semakin solid, bermartabat, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Agung juga menegaskan bahwa pelaksanaan Mubes VII PK NTT Kota Batam telah melalui tahapan serta mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Dengan rampungnya struktur kepengurusan periode 2026–2031, PK NTT Kota Batam kini telah memiliki susunan organisasi yang siap memasuki tahapan pelantikan untuk selanjutnya menjalankan amanah organisasi secara definitif dan efektif.
“Sekarang kita sudah memiliki struktur organisasi. Saya mengajak seluruh keluarga besar PK NTT, para pengurus paguyuban kabupaten/kota, tokoh-tokoh NTT, serta seluruh masyarakat NTT di Kota Batam untuk bergandengan tangan. Mari kita rajut kembali persaudaraan, saling mendukung, dan melangkah bersama dalam bingkai persatuan,” tegasnya.
Ia berharap, kepengurusan yang akan datang tidak hanya menjadi wadah organisatoris, tetapi juga menjadi rumah besar yang mampu mempererat tali silaturahmi, menjaga nilai-nilai budaya, memperkuat solidaritas, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kota Batam.
“Perbedaan adalah kekayaan, persaudaraan adalah kekuatan. Mari kita jadikan PK NTT sebagai rumah bersama, tempat kita saling merangkul, saling menguatkan, dan bersama-sama menjaga nama baik serta kehormatan keluarga besar Nusa Tenggara Timur di Kota Batam,” tutup Agung.

