Ketum SRK, Akhmad Rosano Berikan Bantuan Sembako dan Uang Tunai Kepada Ketiga Anak Yatim Piatu yang Beritanya Viral
Video Ketum SRK datangi rumah ketiga anak yatim piatu
Stright Times – Di usianya yang masih sangat belia ketiga anak yatim piatu, Rafi (16), Rozi (15) dan Faiz (4), terpaksa harus hidup mandiri tanpa ada sanak keluarga yang menemani.
Ketiga bersaudara yang kesemuanya laki-laki ditinggalkan sang ibu menghadap sang khalik, pada tahun 2020, Kesedihan mereka bertambah setahun kemudian saat sang ayah menyusul istri tercinta, karna sakit pada lambung.
Mereka kini tinggal di sebuah rumah kecil yang beralamat di Kaveling Sei Lekop Blok B nomor 67, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, warisan dari orang tua.
Untuk menyambung hidu sehari-hari, mereka bertiga sementara mendapat uluran tangan dari Paguyuban Kebumen. Makan mereka dimasakin oleh tetangga ibu Sri Gini.
Meskipun kondisinya yatim piatu dan hidup di bawah garis kemiskinan, namun tak menyurutkan semangat ketiganya untuk menjadi orang yang sukses.
Anak sulung Rafi, kini tengah duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) Hang Nadim Batam, begitu juga dengan adiknya Rozi. Sementara si bungsu belum sekolah.
Mereka ingin tetap hidup bersama dalam satu rumah, meski kini jadi yatim piatu.
Setelah pemberitaan tentang kondisi pilu ketiga kakak beradik tersebut viral, Ketua Suara Rakyat Keadilan, Akhmad Rosano mendatangi langsung ke kediaman ketiga kakak beradik yatim piatu.
Di dampingi Ketua RW 10, Sei Lekop Joko Pitoyo, Akhmad Rosano memberikan bantuan sejumlah sembako dan uang tunai.
“Saya mendatangi mereka, untuk memberikan semangat, serta mencari solusi untuk biaya pendidikan, biaya listrik, dan air, kita akan terus berkoordinasi dengan RT, RW, Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial Kota Batam guna menjamin keberlangsungan pendidikan mereka.
Aksi kegiatan kemanusian ini, kata Rosano merupakan wujud kepedulian yang diinisiasi olehnya dan salah satu pihak perusahaan.
Rosano mengajak kepada para dermawan untuk ikut andil memberikan bantuan kepada ketiga anak yatim tersebut, terutama Pemko Batam
Ia berharap penanganan anak yatim menjadi tanggung jawab baik pusat maupun Pemerintah Daerah.
“Saya menekankan urgensi penanganan anak yatim piatu dan orang terlantar diurus negara”, jelasnya.
Usai menerima bantuan, Rafi mengucapkan terimakasih, karna telah memperhatikan ia dan adik-adiknya
Kami maunya tetap bersama, kata Rafi dalam satu rumah, tidak mau terpisah sama adik-adiknya saya,
“Saya sebagai anak tertua akan menjaga adik-adik saya, dan akan selalu bersama, Terima kasih atas segala bantuannya pak Rosano. ” kata Rafi. (*)

