Menangkal Berbagai Spekulasi Publik, Bea Cukai Batam Keluarkan Klarifikasi Resmi dan Menegaskan Barang Sitaan di Pelabuhan H. Sage Tidak Berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
StrightTime – Bea Cukai Batam mengeluarkan rilis resmi yang menegaskan bahwa barang-barang yang berhasil diamankan dalam operasi gabungan di Pelabuhan H. Sage, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, bukan merupakan komoditas yang diperuntukkan bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan tersebut dikeluarkan untuk meluruskan berbagai spekulasi yang beredar setelah penindakan besar pada Senin malam, 24 November 2025 sekitar pukul 23.00 WIB.
Operasi tersebut melibatkan Kodim 0316/Batam, Bea Cukai Batam, Polda Kepri, dan unsur Forkopimda Batam, yang bergerak cepat setelah menerima informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas bongkar muat mencurigakan di lokasi tersebut. Saat dilakukan penggerebekan, petugas menemukan kegiatan pemuatan barang ke tiga unit Kapal Motor serta tiga truk, yang diduga kuat mengangkut barang-barang tanpa dokumen resmi.
Dalam pemeriksaan awal, para terduga pelaku tidak dapat menunjukkan dokumen pelayaran, dokumen kepabeanan, maupun bukti legalitas barang, sehingga seluruh sarana pengangkut dan muatan langsung diamankan sebagai barang bukti.
Seluruh barang bukti kemudian diserahkan kepada Bea Cukai Batam untuk proses pemeriksaan lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku. Saat ini, seluruh muatan telah ditempatkan di Gudang Bea Cukai Tanjung Uncang untuk proses pencacahan, identifikasi barang, serta penegakan hukum lebih lanjut.

Dalam rilis resminya, Bea Cukai Batam menegaskan bahwa hasil pemeriksaan awal tidak menemukan satu pun dokumen yang dapat mengaitkan muatan tersebut dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Muatan yang ditemukan terdiri dari barang campuran, baik lokal maupun luar negeri, dan kini tengah didata secara rinci oleh petugas.
Penegasan ini diberikan untuk memastikan tidak terjadi distorsi informasi yang dapat mengganggu kepercayaan publik terhadap program nasional tersebut.
Operasi gabungan ini sekaligus menunjukkan kolaborasi solid antarinstansi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, mengamankan wilayah perbatasan, serta memberantas praktik penyelundupan yang merugikan negara dan pelaku usaha yang patuh aturan.
Bea Cukai Batam bersama TNI, Polri, Forkopimda, serta seluruh aparat penegak hukum menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan, memperkuat koordinasi intelijen, dan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran kepabeanan.
Bea Cukai juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk selalu mematuhi ketentuan kepabeanan, serta melaporkan setiap aktivitas mencurigakan demi menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan ekonomi di Kepulauan Riau. (*)

