StrightTimes — Dengan lantunan Bismillahirrahmanirrahim yang menggema di seluruh ruangan, Ketua DPP PKB Hj. Chusnunia Chalim, SH., M.Si., Ph.D., secara resmi membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB 2025 di Hotel Aston Batam, Minggu (23/11/2025). Pembukaan itu menjadi penanda bahwa agenda lima tahunan PKB di Kepulauan Riau kembali memasuki tahap strategis untuk menentukan arah perjuangan politik di masa mendatang.
Dalam sambutan pembukaannya, Chusnunia menegaskan bahwa Muswil bukan sekedar tradisi pergantian kepengurusan, melainkan momentum penting untuk menata ulang kekuatan organisasi, merespons dinamika politik modern, dan memperkuat komitmen PKB dalam membangun Kepri bersama pemerintah daerah.
Chusnunia membawa pesan khusus dari Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar
serta menyampaikan salam hangat kepada seluruh kader yang memenuhi ruangan. Ia menyoroti derasnya arus informasi dan opini publik yang semakin memengaruhi persepsi masyarakat terhadap partai politik.
“Kepercayaan publik adalah modal terbesar kita. Muswil ini harus menjadi forum untuk menyusun pendekatan yang lebih intensif, lebih cerdas, dan lebih dekat dengan rakyat,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya kehadiran PKB di ruang digital sebagai medium utama komunikasi politik modern. Menurutnya, PKB harus tampil dengan wajah baru yang lebih transparan, edukatif, dan relevan dengan kebutuhan publik saat ini.
“Pendidikan politik kepada masyarakat harus menjadi prioritas. PKB harus benar-benar hadir di tengah persoalan rakyat, bukan hanya menjelang pemilu,” ujarnya.
Chusnunia juga menyinggung capaian PKB di Kepri yang terus mengalami tren positif, salah satunya dengan kehadiran kader PKB di posisi strategis seperti Wakil Bupati Karimun, Rocky M. Bawole, S.Sos.
“Alhamdulillah, grafik suara PKB di Kepri terus naik. Ini bukti rakyat memberi kepercayaan lebih kepada kita,” kata Chusnunia sembari meminta seluruh kader tetap fokus bekerja sebagai penyambung aspirasi masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa dunia politik berubah cepat. Para kader harus adaptif, inovatif, dan sanggup membaca perubahan.
“Kalau kita tidak ikut berubah, kitalah yang akan ditinggalkan,” ujarnya dengan penekanan kuat.
Dalam kesempatan itu, Chusnunia menegaskan bahwa PKB memiliki kewajiban untuk mendukung program-program Gubernur Kepri selama program tersebut berpihak kepada masyarakat. Namun ia juga menekankan bahwa dukungan itu bukan tanpa kritik.
“Dukung yang baik, dan jika ada masukan, sampaikan dengan cara yang santun dan konstruktif. Itulah cara kita menjadi mitra pemerintah yang beretika”, katanya
Ia meminta Muswil tidak dijadikan medan konflik kepentingan sempit. “Muswil ini rumah kita bersama. Yang kita cari hanya satu, kemanfaatan sebesar-besarnya untuk masyarakat Kepri,” ujarnya.
Muswil 2025, tegas Chusnunia, adalah momentum untuk mempersiapkan mesin partai menuju Pemilu 2029. Mulai dari evaluasi struktur, rekrutmen kader baru, hingga penguatan basis di akar rumput harus dibangun lebih sistematis.
Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, SE., MM., yang hadir sebagai pembina politik di daerah, memberikan apresiasi atas kontribusi PKB dalam satu tahun terakhir pemerintahannya.
Dalam sambutannya, Ansar menegaskan bahwa Muswil merupakan forum rutin yang memiliki fungsi strategis melakukan evaluasi, bermusyawarah, memilih ketua dan pengurus baru, serta membahas agenda penting internal partai.
“Muswil ini adalah ruang bagi partai menyiapkan diri menghadapi tantangan ke depan. Dan kami di pemerintah daerah tentu berharap PKB semakin solid, semakin kuat, dan semakin memberikan kontribusi untuk pembangunan Kepri,” kata Ansar.
Ia memuji PKB yang selama ini menjadi salah satu partai pendukung pemerintah daerah, bukan hanya dalam kebijakan, tetapi juga melalui masukan-masukan substansial.
“Selama perjalanan pemerintahan, PKB selalu hadir memberi dukungan penuh. Tapi tidak menutup pintu untuk memberi masukan kritis dan itu sangat kami apresiasi. Semua itu demi satu tujuan: membangun Kepri agar lebih baik, bukan kepentingan lain,” tegasnya.
Ansar menegaskan bahwa sebagai pembina politik di daerah, ia berkewajiban memastikan seluruh parpol, termasuk PKB, tetap berkembang, aktif, dan berkontribusi.
“Tujuan akhirnya sama: membangun Kepri menjadi lebih maju, lebih sejahtera, dan lebih berdaya saing.”jelasnya
Gubernur juga menyambut baik pesan Chusnunia yang menitipkan PKB untuk terus bersinergi membangun Kepri.
“Terima kasih Ibu Ketua DPP. PKB adalah bagian penting dari perjalanan pembangunan Kepri, dan kami akan terus menjaga hubungan baik ini,” ujar Ansar.
Di penghujung sambutannya, Chusnunia kembali mengajak seluruh kader PKB Kepri untuk menjaga persatuan, memperkuat barisan, dan menjadikan Muswil sebagai ruang lahirnya keputusan-keputusan besar yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya resmi membuka Muswil PKB 2025,” ucapnya, yang disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta.

