Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PINTI Kepri & PINTI Batam Hadirkan Perayaan Spektakuler Penuh Warna di Atrium Mega Mall Batam Centre, Gali Potensi dan Kreativitas Generasi Muda untuk Indonesiaku
StrightTimes — Suasana penuh warna, semangat, dan kebanggaan nasional membahana di Atrium Mega Mall Batam Centre, Sabtu (15/8/2026). Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Perempuan Indonesia Tionghoa (PINTI) Provinsi Kepulauan Riau dan PINTI Batam menghadirkan sebuah kegiatan spektakuler yang memadukan kreativitas, pendidikan, kebersamaan, dan semangat cinta Tanah Air.
Kemeriahan semakin terasa ketika anak-anak dari berbagai sekolah di Kota Batam hadir dan menunjukkan talenta terbaik mereka. Dengan wajah penuh antusias, mereka mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang dikemas secara menarik, menjadikan Atrium Mega Mall Batam Centre seolah berubah menjadi panggung besar kreativitas generasi penerus bangsa.
Mengusung tema “Gali Potensimu untuk Indonesiaku”, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan. Di balik setiap penampilan dan karya anak-anak, tersimpan pesan kuat tentang pentingnya memberikan ruang bagi generasi muda untuk berani tampil, mengembangkan kemampuan, sekaligus menanamkan rasa nasionalisme sejak dini.
Para guru dan orang tua turut hadir memberikan dukungan. Tepuk tangan, sorakan semangat, serta ekspresi bangga terlihat dari wajah para pendamping. Kehadiran mereka membuat atmosfer kegiatan semakin hidup sekaligus memperlihatkan kuatnya sinergi antara anak, keluarga, dan dunia pendidikan.
Semarak acara bahkan mampu menarik perhatian para pengunjung Mega Mall Batam Centre. Mereka yang sebelumnya hanya berlalu-lalang tampak berhenti sejenak untuk menyaksikan berbagai penampilan. Panggung PINTI Kepri pun menjadi magnet tersendiri yang menghadirkan suasana hangat dan penuh kegembiraan di tengah aktivitas pusat perbelanjaan.
Salah satu agenda yang paling ditunggu adalah fashion show. Para peserta tampil dengan penuh percaya diri, memperlihatkan gaya, kreativitas, dan keberanian mereka di hadapan para penonton. Setiap langkah kecil di atas panggung mendapatkan sambutan meriah, menjadikan fashion show sebagai salah satu momen paling memikat dalam kegiatan tersebut.
Bukan hanya fashion show, sejumlah perlombaan lainnya juga menjadi bagian penting dari rangkaian acara. Peserta mengikuti lomba pantun, menggambar, dan mewarnai, yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kemampuan mereka melalui kata-kata, garis, bentuk, dan warna.
Melalui kegiatan tersebut, PINTI Kepri ingin menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat dikemas dengan cara yang kreatif dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Semangat merah putih tidak hanya diwujudkan dalam seremoni, tetapi juga melalui aktivitas yang membangun keberanian, kreativitas, persaudaraan, dan kecintaan terhadap Indonesia.
Ketua Panitia Linda Kho, didampingi Wakil Ketua Panitia Yati, menjelaskan bahwa tahun ini kegiatan dilaksanakan selama dua hari. Rangkaian kegiatan dirancang dengan konsep yang lebih beragam agar semakin banyak anak dapat berpartisipasi dan menunjukkan potensi mereka.
Linda Kho mengatakan kegiatan yang telah berlangsung sebelumnya mendapatkan sambutan positif. Bahkan, sekitar 250 studio di Batam turut hadir dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.
“Untuk tahun ini kita ada dua hari kegiatan. Yang kemarin sudah berjalan dengan sukses. Ada sekitar 250 studio-studio di Batam yang hadir. Mungkin ada fotonya juga, nanti bisa kami berikan,” kata Linda Kho.
Menurutnya, semangat utama yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut adalah menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap negeri. Anak-anak tidak hanya diajak berkompetisi, tetapi juga dikenalkan dengan nilai kebersamaan dan kebanggaan sebagai bagian dari Indonesia.
“Kita ingin menumbuhkan rasa nasionalisme, rasa kecintaan akan negeri ini. Terus, untuk hari ini sesuai dengan temanya, kita mau gali potensi mu untuk Indonesiaku,” ujarnya.
Tema tersebut menjadi roh dari seluruh rangkaian kegiatan. Setiap anak diberikan kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka memiliki keunikan dan kemampuan masing-masing. Ada yang piawai berbicara melalui pantun, ada yang menonjol dalam seni menggambar dan mewarnai, sementara yang lainnya tampil memukau melalui fashion show.
Di atas panggung, keberanian anak-anak terlihat begitu nyata. Sebagian tampil dengan penuh percaya diri, sebagian lainnya mungkin masih menyimpan rasa gugup. Namun, dukungan orang tua, guru, panitia, dan penonton membuat mereka mampu melewati rasa takut dan memberikan penampilan terbaik.
Kehadiran guru dan orang tua menjadi bagian penting dari kesuksesan acara. Mereka bukan hanya menjadi pendamping, tetapi juga sumber motivasi bagi peserta. Dukungan tersebut memperlihatkan bahwa proses menggali potensi anak membutuhkan lingkungan yang memberikan apresiasi dan kepercayaan.
Kegiatan spektakuler ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan berbagai elemen masyarakat di Batam. Anak-anak dari berbagai sekolah dapat bertemu, berinteraksi, dan berkompetisi dalam suasana yang penuh kegembiraan tanpa kehilangan nilai persaudaraan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Harian INTI Kepri Toni Yohanes serta Sekretaris INTI Kepri Yati Tan. Kehadiran jajaran pengurus INTI Kepri memberikan dukungan terhadap kegiatan yang menempatkan generasi muda sebagai bagian penting dalam membangun masa depan bangsa.
Bagi PINTI Provinsi Kepri, momentum menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan dalam bentuk nyata. Anak-anak diberikan panggung untuk berkarya, keluarga diberikan ruang untuk mendukung, dan masyarakat diberikan kesempatan untuk menyaksikan sekaligus merasakan semarak kebersamaan.
Atrium Mega Mall Batam Centre hari itu bukan sekadar menjadi lokasi kegiatan. Ia berubah menjadi panggung yang mempertemukan talenta, kreativitas, keluarga, pendidikan, kebersamaan, dan nasionalisme dalam satu perhelatan yang penuh warna.
Dari pantun yang mengundang senyum, gambar dan warna yang penuh imajinasi, hingga langkah percaya diri para peserta fashion show, semuanya menjadi gambaran kecil tentang besarnya potensi generasi muda Batam. Mereka adalah anak-anak yang hari ini belajar tampil dan berkarya, tetapi kelak diharapkan mampu menjadi generasi yang membawa nama Indonesia semakin harum.
Perayaan kemerdekaan akhirnya menemukan makna yang lebih dalam bukan hanya mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga mempersiapkan generasi penerus agar memiliki keberanian, kreativitas, karakter, dan kecintaan kepada Tanah Air. Melalui panggung spektakuler PINTI Kepri, pesan itu disampaikan dengan penuh warna gali potensi hari ini, tumbuhkan nasionalisme, dan siapkan generasi gemilang untuk Indonesia masa depan.

