Kadis Pangan dan Pertanian Karimun Apresiasi Inovasi Penyuluh PPL BPP Meral, Dorong Generasi Muda Kenal Pertanian Modern Demi Swasembada Pangan dan Kesejahteraan Petani
Strighttimes – Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra, S.P., M.M., memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi dan langkah nyata yang dilakukan para penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Meral dalam mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia pertanian.
Menurut Sukrianto, berbagai terobosan yang dilakukan para penyuluh merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap program pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat Kabupaten Karimun.
“Berbagai terobosan dan ide ini merupakan wujud kepedulian para penyuluh terhadap program pemerintah pusat untuk mengembangkan swasembada pangan menuju kesejahteraan petani dan masyarakat Karimun,” ujar Sukrianto kepada media, Kamis (11/6).
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah keterlibatan para pelajar, khususnya siswa SMA Negeri 3 Karimun, dalam kegiatan pertanian berbasis praktik lapangan. Para penyuluh memberikan pemahaman langsung mengenai teknik bercocok tanam yang baik, mulai dari pengolahan lahan, pemupukan dasar, perawatan tanaman, hingga pengamatan organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama dan penyakit tanaman.
Program edukasi pertanian tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya sektor pertanian di tengah perkembangan zaman. Tidak hanya sekadar teori, para pelajar juga diajak terlibat langsung dalam proses budidaya tanaman sehingga mampu memahami pertanian secara menyeluruh.
Dengan aksi nyata yang dilakukan Penyuluh PPL BPP Meral, diharapkan akan lahir generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap dunia pertanian serta mampu menjadi penerus dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.
“Dengan aksi nyata yang dilakukan oleh Penyuluh PPL BPP Meral tentu membawa dampak positif terhadap generasi muda dan semoga dapat ditularkan kepada sekolah-sekolah lain yang ada di Karimun. Saya berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dan terencana dengan baik,” tambah Sukrianto.
Di tempat terpisah, Koordinator PPL BPP Meral, Evy Arifin, S.P., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari ide dan inovasi penyuluh dalam memanfaatkan lahan kosong atau lahan kering yang dimiliki sekolah agar lebih produktif.
Menurutnya, pihak sekolah diajak untuk memanfaatkan lahan tersebut dengan menanam benih padi gogo varietas Inpari 34 Salin Agritan, yang dinilai cocok dikembangkan di wilayah setempat.
“Kami melihat lahan kering yang dimiliki sekolah memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Karena itu, kami mengajak pihak sekolah menanam padi gogo varietas Inpari 34 Salin Agritan,” jelas Evy Arifin.
Evy Arifin yang didampingi seluruh penyuluh PPL BPP Meral, yakni Danang Wiradinata, A.Md., Zulhelmi, S.P., Muzharkifli, S.ST., Umar, S.ST., dan Mashuri, S.P., menegaskan bahwa selama ini penyuluh aktif melakukan pendampingan kepada kelompok tani. Namun, mereka juga melihat pentingnya menyentuh kalangan generasi muda agar sektor pertanian tidak kehilangan penerus di masa mendatang.
Karena itu, melalui kegiatan tersebut para penyuluh tidak hanya memberikan teori, tetapi juga akan mendampingi para pelajar secara langsung mulai dari tahap pengolahan tanah hingga masa panen.
Langkah ini menjadi gambaran bahwa pertanian bukan lagi sekadar pekerjaan tradisional, melainkan sektor strategis yang membutuhkan inovasi, edukasi, dan keterlibatan generasi muda demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Karimun.

