Mukota VIII Kadin Batam Ditunda, Tunggu Persetujuan Kadin Provinsi Kepri
StrightTimes – Musyawarah Kota (Mukota) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam yang sejatinya digelar pada 13 September 2025 lalu, dipastikan mengalami penundaan. Hal ini lantaran kepengurusan Kadin Provinsi Kepri belum menuntaskan Musyawarah Provinsi (Muprov) yang menjadi landasan administratif sekaligus bagian dari mekanisme organisasi.
“Kami tetap berkomitmen melaksanakan Mukota sesuai ketentuan AD/ART organisasi. Namun sampai saat ini kami belum menerima Surat Keputusan (SK) dari provinsi,” ujar Ketua Kadin Batam, Agustri, didampingi pengurus Budi Sudarmawan dan Rina Safitri, Rabu (17/9/2025).
Sebagai langkah lanjutan, Kadin Batam menjadwalkan ulang Mukota VIII pada 20 September 2025. Penyelenggaraan ini akan dilakukan setelah memperoleh persetujuan resmi dari Kadin Provinsi Kepri, termasuk SK kepengurusan terbaru yang diterbitkan oleh Kadin Indonesia.
Mengacu pada aturan organisasi, Muprov Kadin diselenggarakan sekali dalam lima tahun oleh Dewan Pengurus Kadin Provinsi. Pelaksanaannya bisa dilakukan dua bulan sebelum atau dua bulan setelah masa jabatan berakhir. Selain itu, penyelenggaraan Muprov wajib mendapat persetujuan dari Kadin Indonesia dan melibatkan seluruh perangkat organisasi Kadin, mulai dari Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, hingga Kadin Kabupaten/Kota.
Masa jabatan kepengurusan Kadin Provinsi Kepri sendiri sebenarnya telah berakhir pada 16 Juni 2025, dan sesuai ketentuan, seharusnya diberi perpanjangan hingga dua bulan kemudian, yakni 16 Agustus 2025. Setelah melewati batas waktu itu, Kadin Indonesia berhak menunjuk caretaker untuk mempersiapkan dan menyelenggarakan Muprov Kepri.
Karena Muprov Kadin Kepri belum terlaksana hingga kini, otomatis pelaksanaan Mukota VIII Kadin Batam juga ikut tertunda. Situasi ini menjadi perhatian berbagai pihak, mengingat Mukota merupakan forum penting bagi dunia usaha daerah untuk melakukan evaluasi, regenerasi kepengurusan, sekaligus merumuskan arah kebijakan Kadin Kota Batam ke depan.

