Dari Semangat Musyawarah Menuju Babak Baru Kepemimpinan, Mubes VII PK NTT Kota Batam Berlangsung Tertib, Mohammad Agung Teibang Terpilih Menahkodai Organisasi Periode 2026–2031
StrightTimes — Perkumpulan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK NTT) Kota Batam menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-VII sebagai forum tertinggi organisasi dalam menentukan arah perjalanan serta kepemimpinan PK NTT Kota Batam untuk lima tahun mendatang.
Mubes yang berlangsung di Golden View Hotel Batam, Sabtu (12/9/2026), tersebut mengusung tema Bersatu dalam Musyawarah, Solid dalam Persaudaraan, Berkarya untuk Diaspora NTT yang Lebih Maju dan Bermartabat.”
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Batam, Dr. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, Amsakar mengajak seluruh masyarakat Batam asal Nusa Tenggara Timur untuk terus menjaga kebersamaan serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun Kota Batam.
Menurutnya, keberadaan berbagai paguyuban di Kota Batam memiliki peran penting dalam menjaga harmoni kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Rangkaian Mubes kemudian dilanjutkan dengan sejumlah agenda persidangan sesuai mekanisme organisasi. Dinamika pembahasan dan proses persidangan berlangsung cukup alot, terutama ketika memasuki tahapan pemilihan Ketua Umum PK NTT Kota Batam.
Dalam proses pemilihan tersebut, Mohammad Agung Teibang akhirnya memperoleh dukungan terbanyak dan ditetapkan sebagai Ketua Umum PK NTT Kota Batam periode 2026–2031.
Agung terpilih setelah unggul tipis satu suara dari Edward Kamaleng, yang juga maju sebagai kandidat dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum pada Mubes VII PK NTT Kota Batam.
Hasil tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan organisasi PK NTT Kota Batam, sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru untuk periode lima tahun ke depan.
Terpilihnya Mohammad Agung Teibang diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, soliditas, serta semangat persaudaraan masyarakat NTT yang berdiaspora di Kota Batam. Kepemimpinan baru juga diharapkan mampu membawa organisasi semakin terbuka, produktif, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan Kota Batam.
Mubes VII PK NTT Kota Batam dihadiri 22 utusan Pengurus Kabupaten/Kota se-NTT yang berdiaspora di Kota Batam. Selain para peserta dan pengurus organisasi, kegiatan tersebut turut dihadiri para tamu undangan serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian Mubes, PK NTT Kota Batam memasuki babak baru kepemimpinan. Semangat musyawarah yang telah terbangun diharapkan menjadi pijakan bersama untuk menjaga persaudaraan, merawat keberagaman, dan menghadirkan karya nyata bagi diaspora NTT di Kota Batam.

